Hai !!! Selamat membaca..! Semoga menginspirasi...

Aturan Penggunaan Huruf Besar (Kapital ) dalam Tanda Petik Dua ("...")

Aturan Penggunaan Huruf Besar (Kapital) dalam Tanda Petik ("...").  Jika Anda hobi menulis, baik cerpen, fiksi, berita atau laporan yang di dalamnya ada quota atau pernyataan dari seseorang, pasti Anda akan menggunakan tanda petik dua. 

Menurut Wikipedia, Tanda petik atau tanda kutip adalah tanda baca yang digunakan secara berpasangan untuk menandai ucapan, kutipan, frasa, atau kata. Ada dua jenis tanda petik, yaitu tunggal dan ganda. Dalam bahasa Indonesia, istilah tanda petik umumnya merujuk pada tanda petik ganda atau disebut juga tanda petik dua

Penggunaan huruf besar dalam tanda petik ada aturannya:
Hurup Kapital / huruf besar di pakai sebagai hurup pertama petikan langsung.
Contoh huruf besar dalam petikan langsung:

Seperti telah di sebutkan sebelumnya dalam artikel: Fungsi dan Aturan Penggunaan Tanda Petik dan Pola Susunannya, di sebutkan bahwa pola susunan petikan langsung ada tiga (3), yaitu:

1. Pola : Pengiring, "kutipan"
2. Pola: "Kutipan," pengiring
3. Pola: "Kutipan," pengiring, "kutipan"

Ketiga pola diatas adalah pola petikan langsung yang ada dalam buku Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia yang di sempurnakan.

Berikut ini adalah contoh penggunaan huruf besar dalam kalimat petikan langsung sesuai dengan ketiga pola di atas.

1. Pola : Pengiring, "kutipan"

Adik bertanya, " Kapan ibu datang?"
Guru menjawab, "Betul sekali."
Petani itu berkata, "Terlalu banyak hujan musim ini, banyak buah kopi yang rontok."

2. Pola : "Kutipan," pengiring

Saya berkata, "Saya belum siap, bisa tunggu sebentar?"
Adi menjeri, "Ada maling! Tolong....!"
Keysha merenggek, "Ibu, izinkan aku ikut denganmu. Aku takut tinggal di rumah sendirian."

3. Pola : "Kutipan,," pengiring, "kutipan"

"Kalau kamu tidak percaya," kata Siska, "saksikan saja sendiri."
"Mungkin dia tidak akan datang," ucap Tisna, "ibunya sakit."
"Hujan mungkin tak begitu deras," jelas Rony, "tapi cukup untuk membuat tubuh kita basah."

Pembca yang terhormat. Tolong perhatikan contoh pola kalimat petikan langsung 1 dan 2, lalu bandingkan dengan contoh no 3. Ada perbedaan bukan?

Contoh pola petikan langsung no 1 dan 2 menggunakan huruf besar pada hurup pertamanya. Tapi pada contoh no 3, hurup besar hanya di gunakan pada petikan pertama, sedangkan petikan kedua menggunakan hurup kecil biasa.

Popular Posts

Loading...
Loading...