Hai !!! Selamat membaca..! Semoga menginspirasi...

Hati Harus Seluas Samudra

Hati harus Seluas Samudra. Karena kita tidak tahu di tepi sebelah mana kita akan berlabuh dan mengaitkan jangkar. Jangan batasi kebaikan Anda hanya karena sebuah kekecewaan dan sakit hati. Tidak ada gunanya. Manusia makhluk sosial yang hidupnya selalu bergantung pada bantuan orang lain. Kita harus saling bantu, saling tolong! Semampu kita, sekuat daya upaya kita!

Pernahkan Anda mengabaikan saudara yangg dalam kesusahan saat dia datang meminta bantuan, untuk meminjam uang?? 

Mengapa Anda melakukan itu?? 
  • Apakah karena Anda  benar-benar tidak punya uang?? 
  • Apakah karena Anda takut dia tak bisa membayar kembali pinjamannya? 
  • Atau apakah karena dia egois,  sehingga Anda berpikir klu kelak Anda butuh,  maka dia tidak akan mau menolong Anda??
Jika alasan Anda adalah point ketiga,  maka Anda harus meluaskan hati Anda!! Karena pertolongan,  bukan hanya berupa uang,  tapi juga bisa berupa tenaga,  pikiran dan doa.  Jangan segan menolong orang hanya karena takut jika Anda butuh pertolongan,  dia tak akan mau menolong Anda.  Rubah mindset Anda!!  Karena hidup tidak bisa di ramal!!

Dulu, ketika baru pulang kampung,  setelah sekian lama merantau di negeri orang, ....  saya pernah sangat membutuhkan pertolongan orang, ketika motor saya terbakar di tenggah jalan.  Orang2 berkerumun untuk menolong. 

Lalu lewat satu2 nya saudara lelaki saya,  jangankan menolong,  berhenti saja tidak.  Dia pergi mengabaikan saya dengan motornya ketika saya membutuhkan bantuannya.   Padahal,  motor yg di pakainya itu di beli dengan uang pinjaman dari saya.  Bayangkan!!  Alangkah sedih & terpukul nya saya waktu itu...


Terpuruk,  butuh pertolongan,  tapi di abaikan oleh saudara sendiri. 

Lalu,  apakah saya berhenti menolongnya karena dia tidak mau menolong saya ketika saya sangat membutuhkan bantuannya?? Tidak!!  Saya tetap membantunya.  Dan tidak segan meminjaminya uang ketika dia membutuhkan. Untungnya, secara finansial saya lebih mapan dari dia. Jadi saat dia datang untuk mengeluh, saya siap membantu...
  • Butuh uang untuk beli hp silahkan.. 
  • Pinjam uang untuk renov rumah monggo.. 
  • Butuh mesin cuci.. Ayooo!
Pernah saya sempit pikir. Bukan hanya pernah tapi sering. Bahwa bantuan saya ini akan sia-sia untuk saya. Saya menduga bahwa kelak, kalau saya butuh, belum tentu dia mau menolong. Kalau di lihat dari sifatnya. Dia berat tangan. Tenaganya sangat mahal. Tapi kemudian, sedaya upaya saya coba tepis pikiran itu dan menyerahkan semuanya pada Allah Subhanallahu wa Ta'ala.

Sampai sekaranf, kalau saya mampu,  saya akan berusaha untuk membantu. Kenapa?? Karena saya pasti akan membutuhkan bantuannya...  Tidak sekarang, mungkin besok. Tidak besok, mungkin suatu ketika di masa depan. Karena kita tidak mungkin berangkat sendiri ke kuburan!

Popular Posts

Loading...
Loading...