Hai !!! Selamat membaca..! Semoga menginspirasi...

Cinta yang terbagi bag 5


Dalam mobil, Jalal terlihat fokus menatap jalan. Sesekali nyonya Hamida melirik putra semata wayangnya dengan tatapan penuh selidik. Jalal yang merasa kalau mamanya sedang mencuri pandang menoleh tiba-tiba. Tatapan ibu dan anak itu bersirobok. Nyonya hamida tersenyum.

“Kenapa ma?” tanya Jalal sambil kembali menatap jalan.

“Tidak apa-apa. Mama hanya ingin tahu apa pendapatmu tentang putri tuan Bharmal?”

“Dia cantik…” sahut Jalal singkat.

Hamida penasaran, “itu saja?”

“Cerdas dan cekatan kelihatannya…”

“Apakah kau memiliki perasaan yang spesial padanya?”

Jalal terdiam. Nyonya Hamida semakin penasaran, “Jalal?”

“Itu perasaan normal yang di miliki setiap pria jika melihat wanita cantik dan mempesona ..”

“Kau tahu kalau dia masih sendiri?”

“Iyakah?” tanya Jalal tak percaya, “wanita secantik itu?”

Nyonya Hamida mengangguk, “semakin sempurna seorang wanita, semakin susah dia menemukan jodohnya, mungkin karena terlalu banyak memilih…”

Jalal tanpa sadar mengangguk mengiyakan, “bisa jadi. Kalau di lihat sepintas, dia bukan saja cantik, tapi juga cerdas dan cekatan. Dia  tipe wanita yang tidak akan mengangguk saja jika di ajak bicara..”

“Ya, tipe wanita seperti Ruqayah…” ucap Nyonya Hamida dengan nada sesal, “saya dia tidak mampu melahirkan anak untukmu…”

Jalal menyela, “bukan tidak mampu, belum beruntung saja. Tahukah mama kalau Ruqayah juga sangat menginginkan anak?”

“Aku tahu. Itu lah mengapa aku mengancamnya akan mencarikan gadis lain untuk kau nikahi jika sampai akhir tahun ini dia belum juga hamil..”

“Mama tega sekali..”

“Aku hanya  ingin memberinya motivasi. Gadis itu terlalu kau manjakan. Apapun keinginannya kau turuti. Hidupnya tidak sehat, minuman keras, merokok, begadand ke Night club…. bagaimana seorang wanita  bisa hamil dengan begitu banyak racun dalam tubuhnya?”

“Itu dulu ma. Akhir-akhir ini aku lihat rajin minum ramuan herbal penyubur kandungan dan pergi terapi..”

“Benarkah? Bagus itu. Berarti ada perubahan yang berarti. Ruqayah butuh motivasi untuk berubah..”

“Tapi dengan memberinya ultimatum seperti itu, apakah tidak berlebihan? Aku melihat akhir-akhir ini dia sering melamun . Sebaiknya mama tidak lagi bicara tentang wanita-wanita yang akan menjadi madunya…”


“Mengapa? Apakah salah kalau mama ingin menimang cucu? Kalau dia tidak sanggup memberi mama cucu, mama akan mencari wanita lain yang mampu..”

“Mama harus tahu, apapun yang mama lakukan, aku tidak akan meninggalkan Ruqayah. Apalagi menceraikannya..”

“Mama tahu. Mama juga tidak ingin kau menceraikan dia. Bagaimana pun, dia masih keluarga kita, sepupumu. Siapa lagi yang dia punya selain kita?”

“Lalu apakah mama pikir ada wanita yang mau padaku kalau mereka tahu aku telah beristri?”

“Pasti ada! Kau ini pria idaman Jalal. Tak perduli kau telah beristri atau tidak, kemanapun kau pergi, banyak wanita yang terpesona dan antri untuk menjadi istrimu..”

Jalal menggeleng-gelengkan kepala melihat semangat nyonya hamida, “mungkin saja. Tapi yang aku suka, belum tentu mau padaku. Karena aku telah beristri…”

“Kalau begitu jangan beritahu dia kalau kau sudah beristri..”

“Maksud mama?”

Nyonya hamida tersenyum, “aku tahu kau tertarik pada puteri tuan Bharmal kan? Aku tidak pernah melihatmu begitu terpesona saat menatap seorang wanita, selain Ruqayah tentunya…”
“Dia tidak mengacuhkan aku…” keluh Jalal.

“Belum saja. Ingat pepatah lama, Jalal. Tak kenal, maka tak sayang. Mama sudah mengenalkanmu sebagai konsultan okra, manfaatkan kesempatan itu. Aku melihat Jodha wanita yang berbeda. Mama sudah membayangkan akan menimang banyak cucu dari dia…”

Jalal tergelak, “mama jangan mengharap yang tidak-tidak, nanti kecewa…”

“Aku yakin, anak mama tidak akan membuat mama kecewa…” ucap NyonyaHamida pasti.

Jalal tidak menyahut, hanya tertawa saja.  Dan memang, sejak keluar dari gerbang Rumah tuan Bharmal, bayangan Jodha terus bermain-main di kelopak matanya. Senyumnya, reaksinya saat kaget. Dan seberapapun kuatnya Jalal berusaha menepis, bayangan itu terus melekat di benaknya.. ***

Popular Posts

Loading...
Loading...