Sinopsis Geet Antv episode 59 (15 Maret 2017)

Sinopsis Geet Antv episode 59 (15 Maret 2017) Geet menaatap kepergian Maan sambil menitikkan airmata. nenek datang dan bertanyam "apa yang telah terjadi?" Geet membeirtahu nenek tentang Maan, "apa yang aku takutkan telah terjadi. Maan mengetahui kebenarannya dari orang lain.." Geet menunjukan foto yang di jatuhkan maan di lantai. Nenek menenangkan Geet. Dia menyuruh Geet masuk ke dalam rumah dan menyuruh Dev kembali ke Pavilliun.

Geet memberitahu nenek kalau dia ingin memberitahu yang sebenarnya pada maan, "tapi sekrang dia pasti tak akan mempercayaiku lagi.." Nenek menennagkan Geet, "kay telah melakukan apa yang seharusnya di lakukan. Aku yang memintamu menyembunyikan hal ini.." Geet menggeleng poutus asa, "maan tidak akan percaya.." Nenek menyuruh geet menunggu karena dia akan bicara paada Maan. Geet melarang "aku yang membuat dai marah, maka aku yang akan menjelaskan semuanya padanya.." Geet bergegas pergi. Nenek tak bisa menahannya.


Anne tanpa sengaja mendengar pembicaraan nenek dan Geet dan berpikir kalau orang lain yang memberitahu Maan adalah Arjun. Anne mendatangi Arjun dan meneriakinya. Arjun menatap Anne dengan heran, "apa masalahmu sebenarnya?" Dengan marah Anne menuduh Arjun yang memberitahu kebenaran tentang Dev dan Geet pada maan, "kau menghancurkan keluargaku! apa yang kaud apatkan dengan berbuat begitu? Aku mencoba untuk merubahmu. Tapi kau tidak akan pernah berubah. Karena kau Maan dan Geet mendapat masalah. Apakah kau senang sekarang? pergilah untuk merayakannya!" Arjun terdiam dalam bingung. Anne menegurnya, "mengapa kau dia? katakah sesuatu! Mengapa kau tidak mengakui saja apa yangs duah kau lakukan? Kau hanya ingin menusuk kami dari belakang!" Arjun menyahut, "kau tidak akan percaya kalau ku katakan yang sebenarnya. jadi silahkan berpikir sesuaka hatimu. Ini sudah larut malam, lebih baik kau pulang!" Anne tidak berkata apa-apa lagi dan bergegas pergi.

Geet menemui Maan di kamarnya. Maan berada di luar dan sedang meluahkan amarahnya dengan bermain tongkat berapi. Geet berdiri di pintu menatap maan sambil menangis. Diantara gerakan-gerakannya, maan teringat kata-kata Geet dan reaksinya saat melihat fotonya bersama Dev. Maan tak bisa melupakan semua itu. Bayangan itu terus menerus terlintas di benaknya. Geet menghentikan Maan dan berkata, "Maan ada kebenaran di balik foto itu yang kau tidak tahu, aku ingin memberitahumu sebelumnya, tapi situasi tidak memungkinkan.."


Maan tidak menyahut. Geet memberitahu maan kalau orang yang menyumbangkan darah untuknya adalah Dev. maan tersentak dan bertanya, "mengapa kau tidak memberitahu ku sebelumnya?" Geet menjawab, "karena kami takut dengan reaksimu. Aku ingin memberitahumu. Tapi nenek melarangku mengatakannya sampai kondisimu pulih. Aku juga takut kalau kau akan marah.." Maan menjawab, " kau telah melakukan kesalahan..!" Geet menjelaskan apa yang di katakan dokter, "itu hanya pilihan satu-satunya, jadi aku terpaksa melakukannya.." Maan protes, "kau tidak membiarkan aku mati, itu kenapa kau meminta bantuannya? kematian lebih baik bagiku dari pada hidup seperti ini!"
Bagikan :
Home
loading...