Rindu Kelabu

Kau tak akan pernah tahu betapa seringnya aku merindukan mu..
Karena di setiap aku rindu..
Aku akan diam, diam tak bersuara dan tak begerak..
Kau tau kenapa? Agar aku tak menarik perhatian mu

Dan saat rindu ku semakin menjadi pada mu
Kata-kata mu lah yang selalu menjadi penawarnya..
Yang menggiring rindu ku menjadi kelabu..
Tapi, satu hal yang tak bisa ku sangkal
Rindu ku masih selalu tertuju mu..

Di tulisan mu kau mengatakan
"Ku ingin kau selalu ada untukku kapanpun aku membutuhkanmu.."
Tapi, bolehkah ku datang di saat aku membutuhkan mu?
Boleh kah?
Tanpa ada kata-kata "pengganggu" yang mengiringi?

Aku memang bukan seperti yang dulu..
Jika ku kembali seperti dulu, tak akan terusikkah diri mu?
Tak akan merasa terganggu kah engkau disana?

Ku akui..kini, ku takut mendekati mu..
Melangkah mendekat pada mu seperti zona merah bagi ku..
Terlalu banyak ranjau..
Salah langkah akan menghancurkan ku
Setiap kau emosi, kata-kata mu bagai sembilu..
Kadang ku menjauh bukan karena ku benci..
Tapi, untuk menjaga perasaan ku saja..
"Ku tak ingin menjadi sembilu bagi mu!"
"Aku ingin kau menjadi diri mu, bukan boneka ku"
Ku ingin meyakini kata kata mu ini..
Tapi kadang sikap mu tak seperti itu..
Ku buat aku seperti bongsai..
Memotong bagian yang tak kau suka dan membiarkan bagian yang kau mau..

Ku tak keberatan menjadi peran seperti yang kau mau..
Tak ada beban dalam lakonan ku..
Ku akan terus menari seperti alunan musik yang kau dendangkan..
Jangan indah kan perasaan ku..
Kau bahagia, itu sudah cukup bagi ku

~ Siput Mentawai ~
"Kesayangan"     

                                                                            
Bagikan :
Home
loading...