Geet ep 186 bag 2 (Antv 27 Feb 2017) "Di Peluk Maan" by Meysha lestari.

Lalu Sasha berbalik pergi. Geet meneriakinya, "setidaknya, dengarkan jawaban ku sasha. Jika kau senang menuduh maka kau juga harus sanggup mendengar jawaban mereka." Sahsa tak mengubrisnya. geet maju dan berkata lagi, "satu lagi Sasha.." tapi tanpa sengaja mata Geet hampir tertusuk tanaman. Geet menghindar dan hampir jatuh. Maan memeganginya tepat waktu. Wajah mereka begitu dekat. Geet memejamkan matanya. Maan menatapnya..

Geet menyentuh wajah Maan dengan mata tertutup dan tanganya meraba pipi Maan. Perlahan Geet membuka matanya. Sasha dan Tasha menatap dengan wajah terkejut. Pinki tersenyum. Geet tersadar dan segera menarik tanganya dan menjauhkan diri dari Maan. Maan menatap sekeliling dan menyuruh semua orang kembali bekerja. lalu maaan memberitahu Romeo Cs dan semua pekerja dari India Paints agar mulai bekerja sejak hari ini. Semua orang pun pergi kecuali maan dan Geet.


Maan memberi arahan pada Geet bahwa hari ini dan sepanjang hari, geet akan bekerja di ruang Arsip, "kau harus memastikan kalau semua file harus tertata rapi dan sesuai urutannya!" Geet protes, "tapi ada 1000 file di dalam sana. Dalam satu hari? Semua ini?" Maan menantang, "jadi, kau berhenti sebelum berjuang dan mengundurkan diri?" Geet menjawab, "baiklah pak. pekerjaan akan segera selesai!" lalu Geet pergi dari sana. Maan berpikir, "aku memang menyuruhmu datang ke sini, tapi aku tahu pasti kalau keberadaanmu di dekatku akan mempengaruhi aku. karena itu kau sebaiknya bekerja di gudang arsip sepanjang hari. Dengan begini, setidaknya kau akan berada jauh dari pandanganku.."


Dev terlihat berjalan di tempat parkir sambil menenteng tas. Meera menghadangnya dan memukul dadanya sambil marah-marah, "apa yang kau pikirkan? kau punya otak atau tidak? Tanpa memberitahu aku kau peri dari rumah. Sejak pagi aku mencarimu seperti orang gila. Dan kau... kau tak perduli kan?" Meera meraih pergelengan tangan Dev dan menariknya, "ayo pulang!" Dev tertegun. Meera menyadari apa yang telah di lakukannya dan menarik tanganya dengan cepat. lalu merra bertanya, "mengapa kau pergi seperti ini?" 
Bagikan :
Home
loading...