Bila memang ini ujungnya

Bila memang ini ujungnya,  maka ini adalah kenangan terindah darimu. Kau tidak merasakannya sendiri, karena aku merasakan hal yang sama denganmu. Aku menyayangimu! Bedanya aku bukan seseorang yang mudah menyerah... tidak awalnya. 

Pemarah, perajuk... iya. tapi aku tidak akan menyerah dengan mudah. Aku akan meraihmu jika kau menjauh. Aku tidak akan membiarkan kau menghilang dari hidupku.  Karena aku menyayangimu! Tapi jika kau ingin pergi, maka aku tidak akan menahanmu. Mungkin itu yang terbaik bagimu.

Bila memang ini ujungnya... maka aku akan selalu menyimpan kenangan tentangmu di hatiku.. Setidaknya.. suatu masa dulu, ada dirimu yang pernah menyayangiku...

Kita pasti akan berpisah.. itu pasti! Baik aku yang meninggalkan mu Atau engkau yang meninggalkan aku..
Isyarat itu tlah ku baca di awal hubungan kita..
Sudah paham seperti itu, lalu mengapa harus bersedih? Karena hati ini tak mau menyakini itu..
Dalam mencitai, aku lah orang yang paling pengecut.. mendamba tapi tak mampu berbuat apa2.. Sekedar berkata 'hai' saja aku tak sanggup..
Yang bisa ku lakukan hanya menunggu dan menanti.. Walau terkadang hati ini lelah, ingin ku berbuat sesuatu agar engkau tau ku masih ada untuk mu Namun, ketika bayangan itu datang lagi.. Tubuhku kaku tak bergerak Aku tak berdaya.. Ketakutan ku menarik ku lagi tanpa bisa ku melawan..
Aku kalah lagi sebelum mencoba..
Jemu mu ku rasa... Bosan mu ku pahami.. Tak ku pungkiri bila rasa mu, seolah-olah engkau lah yg berusaha sendiri..
Dan bila kau menyerah dalam ketidakberdayaan ku Ku tak akan menyalahkan mu Terima kasih untuk semua kenangan indah.. Harapan ku, semoga memori tentang mu tak kan cepat menghilang secepat hari beganti...


menjelang fajar, 07052016



~Ulat bulu yang penuh Rindu~
Bagikan :
Home
loading...