Loading...
Loading...

Belenggu Kalbu

Masaku semakin sempit...
Saat untuk melepas mimpi akan segera tiba
Sesak hati ini menyimpan kenangan
dalam balutan nestapa abadi

Arahku belum lagi kujumpai
Asaku semakin redup
Jiwaku semakin hampa...
Kerinduan merejam sukma

Bayangamu tak lagi menyiksaku
bahkan kehadirannya semakin kurindu
namun dikau semakin mengabur beku
hilang perlahan...lalu lenyap dibalik semburat ungu

Aku mencintaimu mu
memujamu dalam rinduku
membiarkan hati ini terbelengu
dalam kenangan masalalu

Kau membelengguh hatiku
merantai sukmaku
menambat jiwaku
dengan ikatan rindu

Oh...belenggu kalbu
Jangan lepaskan daku
Bagikan :

1 Response to "Belenggu Kalbu"

Anonymous said...

Best... sucinya aliran makna yg mengalir melebihi untaian aksara... rangkaian memori sambungkan rahim kedamaian...... album kidung kasih menganggitkan kenangan abadi...... puisimu abstraksi kehidupan...... canda dan lara hati lestarikan ruh makna sejati......
Ini apresiasiku untuk puisi ini.

Home
loading...