Pudar....

Setitik Asa dalam dada telah hilang warna...
merangas panas terpangang bara rindu
kusam tertimbun runtuhan zaman
terongok meng-iba di tepi pilar kehidupan

Mimpi semalam masih membekas
nestapanya terkadang hadir menendang kerinduan
ingin menoleh sejenak kebelakang
tapi luka lama kembali berdarah

Telah kutemukan arah hidupku
meski dalam melangkah aku hanya bisa tertunduk lesu
segan menatap kedepan, enggan menatap kebelakang
kiri kananku penuh ngarai yang terjal
sekali silap langkah..
hancur nasib di kandung badan

Letih sungguh hati ini..
ingin rasa menyandarkan jiwa sejenak..
tapi pada apa... dan pada siapa..
derita bukan untuk di tanggung bersama...
hanya tawa dan canda yang bisa di bagi sama rata..

Asa ku telah pudar....
lenyap dalam belantara kelam..
tersesat dalam rahim waktu
membeku...
semu...
Pudar...
Bagikan :
Home
loading...